Setelah lama menunggu datangnya kehamilan, Hari Perkiraan Lahir atau HPL
merupakan salah satu hal yang paling ditunggu oleh pasangan suami istri.
Sebetulnya pasangan suami istri dapat menghitung tanggal perkiraan kelahiran bayi sendiri namun demikian masih banyak dari mereka yang tetap berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mendapatkan Hari Perkiraan Lahir (HPL) dari tim medis.
Tim medis sendiri sebetulnya dapat memperkirakan Hari Perkiraan Lahir (HPL) melalui berbagai cara diantaranya adalah melalui gerakan pertama janin, perkiraan tinggi fundus uteri, lingkar kepala janin melalui USG dan rumus Naegele yang menggunakan HPHT atau HPMT sebagai rumus perhitungan.
Namun demikian saat kita berkonsultasi dengan dokter kandungan, biasanya dokter akan menggunakan metode bertanya kapan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) atau yang juga dikenal dengan Hari Pertama Menstruasi Terakhir (HPMT). Keduanya merupakan tanggal pertama dimana seorang wanita telah berhenti mendapatkan menstruasi.
Usia kelahiran normal umumnya berkisar antara 38 - 42 minggu. Pada rumus Negele atau metode Hari Perkiraan Haid Terakhir (HPHT) hari kelahiran normal diasumsikan menjadi 40 minggu atau tepat 266 hari sejak terjadinya pembuahan. Berhubung ovulasi terjadi 14 hari setelah hari pertama haid terakhir maka bila kita menggunakan rumus HPHT dokter biasanya menambahkan 280 hari pada tanggal HPHT atau HPMT dengan asumsi lain bahwa siklus haid teratur selama tiap 28 hari.
Contoh bila hari pertama haid terakhir kita adalah tanggal 21 Nopember 2013 maka dengan menggunakan rumus excel sederhana pun kita bisa memperkirakan kelahiran bayi terjadi pada tanggal 28 Agustus 2014. Bila kita tidak menggunakan excel kita bisa saja menghafal metode perhitungan :
Bila HPHT Januari s.d Maret
Bila kita sudah mendapatkan HPHT maka tambahkan tanggal HPHT dengan angka 7 lalu tambahkan bulan HPHT dengan angka 9.
Bila HPHT April s.d Desember
Tambahkan tanggal HPHT dengan angka 7 lalu kurangi bulan HPHT dengan angka 3 dan terakhir tambahkan tahun HPHT dengan angka 1.
Mudah bukan cara menghitung hari perkiraan lahir si kecil? Kalau anda sudah paham maka ada baiknya bandingkan dengan hari perkiraan lahir yang diberikan oleh dokter kandungan dan ingatlah bahwa persalinan dengan usia kehamilan 38 s.d 42 masih terhitung normal.
Sebetulnya pasangan suami istri dapat menghitung tanggal perkiraan kelahiran bayi sendiri namun demikian masih banyak dari mereka yang tetap berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mendapatkan Hari Perkiraan Lahir (HPL) dari tim medis.
Tim medis sendiri sebetulnya dapat memperkirakan Hari Perkiraan Lahir (HPL) melalui berbagai cara diantaranya adalah melalui gerakan pertama janin, perkiraan tinggi fundus uteri, lingkar kepala janin melalui USG dan rumus Naegele yang menggunakan HPHT atau HPMT sebagai rumus perhitungan.
Namun demikian saat kita berkonsultasi dengan dokter kandungan, biasanya dokter akan menggunakan metode bertanya kapan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) atau yang juga dikenal dengan Hari Pertama Menstruasi Terakhir (HPMT). Keduanya merupakan tanggal pertama dimana seorang wanita telah berhenti mendapatkan menstruasi.
Usia kelahiran normal umumnya berkisar antara 38 - 42 minggu. Pada rumus Negele atau metode Hari Perkiraan Haid Terakhir (HPHT) hari kelahiran normal diasumsikan menjadi 40 minggu atau tepat 266 hari sejak terjadinya pembuahan. Berhubung ovulasi terjadi 14 hari setelah hari pertama haid terakhir maka bila kita menggunakan rumus HPHT dokter biasanya menambahkan 280 hari pada tanggal HPHT atau HPMT dengan asumsi lain bahwa siklus haid teratur selama tiap 28 hari.
Contoh bila hari pertama haid terakhir kita adalah tanggal 21 Nopember 2013 maka dengan menggunakan rumus excel sederhana pun kita bisa memperkirakan kelahiran bayi terjadi pada tanggal 28 Agustus 2014. Bila kita tidak menggunakan excel kita bisa saja menghafal metode perhitungan :
Bila HPHT Januari s.d Maret
Bila kita sudah mendapatkan HPHT maka tambahkan tanggal HPHT dengan angka 7 lalu tambahkan bulan HPHT dengan angka 9.
Bila HPHT April s.d Desember
Tambahkan tanggal HPHT dengan angka 7 lalu kurangi bulan HPHT dengan angka 3 dan terakhir tambahkan tahun HPHT dengan angka 1.
Mudah bukan cara menghitung hari perkiraan lahir si kecil? Kalau anda sudah paham maka ada baiknya bandingkan dengan hari perkiraan lahir yang diberikan oleh dokter kandungan dan ingatlah bahwa persalinan dengan usia kehamilan 38 s.d 42 masih terhitung normal.

No comments:
Post a Comment